Aku.,

Sebenarnya aku ingin merubah paradoks yang ada,aku muak dgn kebiasaan yg udah umum ada, fakta nya semua hanya nilai keduniawian yg di perdulikan
Aku adalah pecundang
Aku yg selalu kalah, yah fakta memang begitu, aku tak bisa ikuti sesuatu yg mereka anggap umum, aku selalu mengedepankan nurani, aku bukan budak kenyataan yg menilai sesuatu hanya dgn pandangan satu sudut.
Aku terbiasa meletakan beberapa lensa untuk mengamati suatu kejadian atau fenomena.
Aku tak lg peduli pandangan mereka tentang ku
Merendahkan aku
Menginjak ku
Atau mereka anggap  aku sampah

Hah senyum simpul kaum terbuang

Terima kasih dunia
Terimakasih pemenang
Kau ajarkan aku sakit nya terbuang
Kau ajarkan aku berjuang
Kau ajarkan aku merelakan

Setiap langkahku kian gontai, ketika pendirian ku seakan akan bakal roboh, aku terus berusaha dalam keyakinan ku
Meski dunia mengasinakan ku
Ah entah lah aku yg emang egois, atau dasar nya aku yg terlalu sombong
Aku yg selalu menolak melacur meski di masa sulit
Hina saja aku hingga kamu tak lg punya kata untuk menghinaku
Aku yg muak dgn kenyataan
Aku yg muak dgn kepura puraan
Fakta nya setiap kenyataan hanyalah kebohongan
Aku memang tampak sok idealis padahal aku hanya insan bodoh yg tersesat
Itu di mata mereka
Ah entah lah di sini nampak bnget keegoisan ku
Aku yg sombong dan arogan
Aku yg bodoh tp ngaku ngaku pintar
Ah entahlah aku emg sok tau
Kian dalam hati ini terperangkap dalam ego ku
Seolah aku tersesat
Tuhan aku rindu hidayah Mu
Tuhan beri aku jalan menuju  Mu
Sepi ini memanjakan ku
Sendiri ini menemani ku
Kehampaan ini pengisi hidup ku
Kesemuan ini kenyataan nya
Tuhan
Kau maha segalanya
Terimakasih atas segala pemberian Mu
Malam dan bintang
Hujan dan pelangi
Gunung api dan tanah vulkanik
Semua adalah hidayah
Tak ada bencana yg cuma sisa kan pelajaran
Fakta nya semua ada barokah nya
Hah aku terlalu sombong
Hingga lupa Engkau sedang menegurku
Terimakasih Tuhan
Atas semua nya
Atas ini semua



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jadilah apapun asal jangan jadi Tuhan

Prolog

Indonesia